Keluarga Alfonso Garcia Ortiz dan Endah Dwi
Retno Diroatmodjo dengan 3 anak: (1) Enrique Garcia Diroatmodjo, (2) Alejandra Garcia Diroatmodjo (3) Diego Garcia Diroatmodjo.
Senin, 23 Maret 2015
Esti Catur Hastuti Diroatmodjo
Keluarga om Untung Diroatmodjo yang tinggal di Madrid: German Martinez Coral dan Esti
Catur Hastuti Diroatmodjo dengan 3 anak: (1) Pablo Martinez Diroatmodjo (2) Larasati Martinez Diroatmodjo (3) Juan Martinez Diroatmodjo.
Minggu, 22 Maret 2015
Sharing dari Om Untung Diroatmodjo di Whatsapp
12:46PM, Mar 19 - Untung
Diroatmodjo: Saya sengaja mengekspos anak-anak saya dan ternyata ada respons
positif. Maka aku mau putar ceritera dalam WA ke topik yg urgent prioritas utama
mudah-mudahan dapat berguna bagi kehidupan keturunan Diroatmodjo. Ceritera tentang Eyang
dan para sedulur saya tunda.
12:49PM,
Mar 19 - Untung Diroatmodjo: Aku mulai menanamkan etos kerja kepada anak-anak kira-kira
tahun 1980. Eko dan Nino baru kelas 4 SD. Sebanyak mungkin saya tidur bersama.
Pertemuan Diroatmadjan di Cikeas
Pada tanggal 15 Februari 2015 diadakan pertemuan keluarga Eyang Buyut Diroatmodjo di kediaman Nina Diroatmodjo, putri sulung dari papa Koencoro Roewijo Diroatmodjo di Grass Land 2 No. 7 Perumahan Cibubur Country, Cikeas.
Berikut adalah foto-foto keluarga dari para hadirin yang mewakili masing-masing putra-putri Eyang Buyut Diroatmodjo.
Mewakili Eyang Roewijo: duduk di tengah BuDe Endang Roewijo dan Papa Koencoro Roewijo Diroatmodjo.
Mewakili Eyang Taroeno: Om Untung Taroeno dan istri, Om Antariksa Taroeno dan Om Eling Taroeno Diroatmodjo.
Mewakili Eyang Boediman: Om Wiwik (Oriwijanto Boediman) dan istri, berdiri di belakang. Om Benny (Ilmianto Boediman) hadir tapi tidak sempat sampai sesi foto after lunch.
Mewakili Eyang Lindriati Supi: Tante Tri Diroatmodjo dan suami (Om Subijanto) hadir tapi tidak sempat sampai sesi foto after lunch.
Berikut adalah foto-foto keluarga dari para hadirin yang mewakili masing-masing putra-putri Eyang Buyut Diroatmodjo.
Mewakili Eyang Roewijo: duduk di tengah BuDe Endang Roewijo dan Papa Koencoro Roewijo Diroatmodjo.
Mewakili Eyang Taroeno: Om Untung Taroeno dan istri, Om Antariksa Taroeno dan Om Eling Taroeno Diroatmodjo.
Mewakili Eyang Boediman: Om Wiwik (Oriwijanto Boediman) dan istri, berdiri di belakang. Om Benny (Ilmianto Boediman) hadir tapi tidak sempat sampai sesi foto after lunch.
Mewakili Eyang Lindriati Supi: Tante Tri Diroatmodjo dan suami (Om Subijanto) hadir tapi tidak sempat sampai sesi foto after lunch.
Foto bersama keluarga Diroatmodjo semuanya yang hadir sampai sesi akhir:
Putri dan Menantu Tante Tri Anggonowati Diroatmodjo
Dari kiri ke kanan: Sefri (menantu anak mbarep/sulung), Dewi (menantu anak ragil/bungsu), dan Tussie Diroatmodjo.
Dari kiri ke kanan: Dewi dan Sefri.
Sabtu, 21 Maret 2015
Antik Djoni (Soendoro) Diroatmodjo
Foto kiriman mbak Antik.
Dari kiri ke kanan: Ani, Kristin, Antik (Djoni Soendoro), dan Om Pungki (Upadianto) Boediman.
Dari kiri ke kanan: Ani, Kristin, Antik (Djoni Soendoro), dan Om Pungki (Upadianto) Boediman.
Koalisi Tiga Gentlemen
Dari kiri ke kanan: Om Enarianto Boediman, Om Djoni Warsiki (Sadeli), dan Om Wiwik (Oriwijanto) Boediman.
Benny, Ira, Wiwik Boediman Diroatmodjo
Dari kiri ke kanan:
Om Benny (Ilmianto Boediman) dan istri (tante Dian).
Tante Iramanti.
Tante Atiek dan suami (Om Wiwik atau Oriwijanto Boediman).
Om Benny (Ilmianto Boediman) dan istri (tante Dian).
Tante Iramanti.
Tante Atiek dan suami (Om Wiwik atau Oriwijanto Boediman).
Kemesraan
Tante Tri dan Om Dr. Subijanto mencontohkan kemesraan dalam keluarga kepada generasi muda Diroatmodjo.
Keluarga Maya Koencoro Roewijo Diroatmodjo
Dari kiri ke kanan:
Maya (Edyna Ratna Nurmaya, cicit dari Eyang Buyut Diroatmodjo)
Kinar (canggah)
Faiz (canggah)
Cahyo (Nurcahyo Dwi Nugroho, cicit menantu)
Maya (Edyna Ratna Nurmaya, cicit dari Eyang Buyut Diroatmodjo)
Kinar (canggah)
Faiz (canggah)
Cahyo (Nurcahyo Dwi Nugroho, cicit menantu)
Keluarga Nina Koencoro Roewijo Diroatmodjo
Dari kiri ke kanan:
Bella Nadya Aurelia (canggah)
Heru Wibowo (cicit menantu)
Nina Radityastuti (cicit dari Eyang Buyut Diroatmodjo)
Affan Kamal Ramadhan (canggah)
Bella Nadya Aurelia (canggah)
Heru Wibowo (cicit menantu)
Nina Radityastuti (cicit dari Eyang Buyut Diroatmodjo)
Affan Kamal Ramadhan (canggah)
Penggagas Perekat Keluarga
Oriwijanto Boediman, tokoh yang proaktif mengumpulkan keluarga besar Eyang Diroatmodjo, saat sedang di lokasi proyek Jembatan Merah Putih, Ambon.
The First Layer
Beliau-beliau ini adalah putra-putri dari Eyang Buyut Diroatmodjo. Semuanya sudah tiada dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa eyang almarhum/ah semua dan menempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
Urut dari kiri ke kanan: Eyang Tarwi, Eyang Roewijo, Eyang Taroeno, Eyang Boediman, Eyang Warsiki (Sadeli), Eyang Oemi Soendari (Sawarno), dan Eyang Lindriati Supi (Soemardi).
Urut dari kiri ke kanan: Eyang Tarwi, Eyang Roewijo, Eyang Taroeno, Eyang Boediman, Eyang Warsiki (Sadeli), Eyang Oemi Soendari (Sawarno), dan Eyang Lindriati Supi (Soemardi).
Sabtu, 21 Februari 2015
Eyang Diroatmodjo
Yang manakah Eyang Diroatmodjo?
Dan siapa saja yang lainnya yang ada di foto ini?
Apakah om dan tante ada yang masih menyimpan foto Eyang Diroatmodjo yang lain?
Dan siapa saja yang lainnya yang ada di foto ini?
Apakah om dan tante ada yang masih menyimpan foto Eyang Diroatmodjo yang lain?
Warm Welcome
Selamat datang keluarga besar Diroatmadjan!
Tergantung layer ke berapa Anda, maka cara memanggil dari masing-masing kita bisa saja berbeda. Saya adalah suami dari Nina Radityastuti, Nina adalah putri dari papa Koencoro, papa adalah putra dari eyang Roewijo, dan eyang Roewijo adalah putra dari eyang buyut Diroatmodjo. Jadi jika Anda berada satu layer dengan papa Koencoro, berarti Anda manggilnya Eyang. Jika Anda satu layer dengan Nina atau saya, berarti Anda manggilnya Eyang Buyut. Kalo Anda satu layer dengan Nadya dan Affan, kedua anak kami, berarti Anda manggilnya Canggah. Dan apakah yang satu layer dengan Nadya dan Affan bisa melestarikan ini sampai Wareng, Udeg-Udeg, lalu Gantung Siwur, hanya Tuhan yang tahu. Kita hanya bisa berdoa.
Apapun panggilannya, kita adalah satu keluarga. Keluarga besar Diroatmadjan. Silaturahmi yang sesungguhnya adalah silaturahmi dari keluarga sendiri. Semoga dengan silaturahmi ini, sebagaimana janji-Nya, kita diberi panjang umur, dilapangkan rezekinya, dan semoga terus bisa beramal sesuai kapasitas kita masing-masing sebagai cara kita menabung untuk mempersiapkan diri kita jika sewaktu-waktu kita dipanggil untuk menghadap-Nya.
Blog ini adalah rintisan dan keluarga besar Diroatmadjan saya aturi memberikan ide, saran, dan kritik supaya blog ini bisa terus diperbaiki dari waktu ke waktu.
Sugeng rawuh, lan monggo dipun sekecakaken.
Tergantung layer ke berapa Anda, maka cara memanggil dari masing-masing kita bisa saja berbeda. Saya adalah suami dari Nina Radityastuti, Nina adalah putri dari papa Koencoro, papa adalah putra dari eyang Roewijo, dan eyang Roewijo adalah putra dari eyang buyut Diroatmodjo. Jadi jika Anda berada satu layer dengan papa Koencoro, berarti Anda manggilnya Eyang. Jika Anda satu layer dengan Nina atau saya, berarti Anda manggilnya Eyang Buyut. Kalo Anda satu layer dengan Nadya dan Affan, kedua anak kami, berarti Anda manggilnya Canggah. Dan apakah yang satu layer dengan Nadya dan Affan bisa melestarikan ini sampai Wareng, Udeg-Udeg, lalu Gantung Siwur, hanya Tuhan yang tahu. Kita hanya bisa berdoa.
Apapun panggilannya, kita adalah satu keluarga. Keluarga besar Diroatmadjan. Silaturahmi yang sesungguhnya adalah silaturahmi dari keluarga sendiri. Semoga dengan silaturahmi ini, sebagaimana janji-Nya, kita diberi panjang umur, dilapangkan rezekinya, dan semoga terus bisa beramal sesuai kapasitas kita masing-masing sebagai cara kita menabung untuk mempersiapkan diri kita jika sewaktu-waktu kita dipanggil untuk menghadap-Nya.
Blog ini adalah rintisan dan keluarga besar Diroatmadjan saya aturi memberikan ide, saran, dan kritik supaya blog ini bisa terus diperbaiki dari waktu ke waktu.
Sugeng rawuh, lan monggo dipun sekecakaken.
Langganan:
Komentar (Atom)


































.jpg)